Pemda DIY Perkuat SDM Ekonomi Kreatif Lewat Program Sertifikasi Massal 2026
- Administrator
- Senin, 20 April 2026 05:03
- 1 Lihat
- Sorotan
Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor ekonomi kreatif melalui program pelatihan dan sertifikasi kompetensi sepanjang 2026.
Melalui Dinas Pariwisata DIY, sebanyak 175 pelaku ekonomi kreatif ditargetkan memperoleh fasilitasi sertifikasi sebagai langkah memperkuat profesionalisme sekaligus daya saing pelaku usaha kreatif di berbagai subsektor.
Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata DIY, Iwan Pramana, menjelaskan dalam keterangannya, target tersebut akan dibagi dalam enam hingga delapan angkatan pelatihan. Program tahap pertama digelar pada 13–17 April 2026 dengan melibatkan 20 perajin batik dari berbagai wilayah DIY.
Pelatihan ini menjadi langkah awal sebelum fasilitasi serupa diberikan secara bertahap kepada pelaku ekonomi kreatif lain yang terus tumbuh dan berkontribusi dalam pemberdayaan masyarakat lokal.
Menurutnya, sektor ekonomi kreatif memiliki 17 subsektor yang mencakup kriya, desain, kuliner, fesyen, animasi gim, televisi, radio, hingga periklanan. Karena itu, pemerintah memilih bidang yang memiliki jumlah pelaku terbesar di DIY agar dampak program dapat dirasakan lebih luas. Sertifikasi dinilai penting terutama bagi perajin yang telah lama berkarya namun belum memiliki pengakuan resmi atas kompetensi profesional mereka.
Iwan menambahkan, angkatan pertama difokuskan pada pengolahan malam batik karena Yogyakarta dikenal sebagai kota batik dunia. Penerapan prinsip keberlanjutan dalam proses produksi diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah produk sekaligus memperkuat identitas budaya daerah. Selain inovasi dan penguasaan ilmu pengetahuan, aspek lingkungan juga menjadi perhatian utama dalam pengembangan ekonomi kreatif.
Melalui sertifikasi, para pelaku ekonomi kreatif tidak hanya memperoleh pengakuan kompetensi dari pemerintah, tetapi juga memiliki peluang menjadi instruktur atau pelatih bagi pelaku lain. Program ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi kreatif yang lebih profesional, berkelanjutan, serta memberikan kontribusi ekonomi yang semakin besar bagi masyarakat DIY.
Foto: jogjaprov.go.id